PALANTA

Hal yang paling kecil bisa mengubah hidupmu. Dalam sekejap mata sesuatu terjadi di luar perkiraan dan tak terduga. Mengarahkanmu ke masa depan yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Kemana itu akan membawamu ? Itulah perjalanan kehidupan. "YOU'LL NEVER WALK ALONE"

Selasa, 20 Agustus 2013

Cara makan sushi yang benar


Sushi, salah satu hidangan khas Negeri Sakura ini sudah populer di seluruh penjuru dunia. Di berbagai negara, sushi bahkan diciptakan varian baru sushi yang dinamakan fusion sushi dengan menambahkan mayonaisse dan keju.

Ini yang membuat sushi lebih bersahabat dengan kebanyakan orang, meski kemudian menjadi tak sehat. Padahal, sushi otentik Jepang terkenal sehat.

Varian sushi di Jepang hanya terdiri dari nasi yang diatasnya diberi sepotong ikan atau makanan laut mentah yang digulung dengan rumput laut kering. Terkadang ditambahkan alpukat, telur dadar, timun dan telur ikan mentah.

Bagaimana sebenarnya masyarakat Jepang menyajikan dan menyantap sushi, tak banyak yang tahu. Dirangkum Foodbeast berikut tata cara mereka:

1. Untuk memaksimalkan rasa, sushi disantap secara berurutan. Mulai dari sushi dengan ikan berasa paling ringan seperti snapper, baru kemudian sushi dengan ikan tuna dan salmon. Sushi dengan daging ikan berlemak disantap paling akhir dan setelah itu menyantap sushi dengan telur dadar sebagai dessert.

2 Di Jepang, memesan varian sushi roll menandakan bahwa Anda mengakhiri santapan Anda.

3. Saat menggunakan sumpit, jangan sesekali menggosokkan kedua sumpit. Ini membuat kayu sumpit pecah. Di Jepang hal tersebut dianggap kasar karena secara tidak langsung Anda dianggap menghina restoran tersebut berfasilitas murahan. 

4. Cara paling tepat menyelupkan sushi ke dalam kecap asin adalah dengan menyelupkan bagian daging, bukan nasi. Tujuannya: agar tidak banyak kecap terserap.  

5. Bagi Anda yang kesulitan menggunakan sumpit, Anda dapat menyantap sushi dengan tangan. Masyarakat tradisional Jepang juga terbiasa melakukan hal ini.

6. Irisan tipis acar jahe yang biasa dihidangkan bersama sushi bertujuan untuk membersihkan mulut agar Anda dapat merasakan cita rasa otentik setiap varian sushi yang disantap.

7. Jika Anda terlalu banyak menggunakan wasabi dan merasakan pedas, berhenti bernafas dengan mulut Anda. Mulailah bernafas biasa menggunakan hidung agar rasa pedas wasabi hilang.

8. Jika memesan semangkuk sup miso, Anda dapat menyantapnya langsung dari mangkuk tanpa menggunakan sendok. Di Jepang sup ini dihidangkan setelah Anda menyantap hidangan utama, bukan sebagai hidangan pembuka.





Makalah tentang Leasing


Kata Pengantar





Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah menolong dalam menyelesaikan makalah ini dengan kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.

Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui apa itu Leasing yang sebenarnya, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini disusun dengan banyak rintangan,baik itu datangnya dari diri penyusun maupun dari luar. Namun, dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Penyusun Juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberi petunjuk dalam mencari bahan untuk menyelesaikan makalah ini.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca, walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan, penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih

Penulis
...............



DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1 latar belakang
1.2 Identifikasi masalah
1.3 Perumusan Masalah
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Leasing
a. Ketentuan Leasing
b. Pihak-pihak Terkait
2.2 Jenis Perusahaan Leasing
2.3 Mekanisme dan Teknik Pembiayaan Leasing
2.4 Perkembangan Leasing di Indonesia
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
Daftar Pustaka


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Leasing pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1974, yang bertujuan untuk membiayai penyediaan barang-barang modal, dengan beberapa perjanjian antara pihak perusahaan dengan pihak penerima barang dengan sejumlah biaya-biaya yang dikeluarkan atau dibebankan oleh pihak lessee.

1.2 Identifikasi Masalah
• Apa itu Leasing?
• Jenis perusahaan apa saja yang bergerak dibidang Leasing?
• Bagaimana mekanisme dan teknik pembiayaannya?
• Kapan Leasing berkembang di Indonesia?

1.3 Perumusan Masalah
1. Bagaiman deskripsi pengertian Leasing
2. Bagaiman deskripsi berbagai jenis perusahaan Leasing
3. Bagaimana deskripsi mekanisme dan teknik pembiayaan Leasing
4. Bagaimana deskripsi perkembangan Leasing di Indonesia



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Leasing
Perusahaan sewa guna usaha di Indonesia lebih dikenal dengan nama Leasing. Kegiatan utamanya adalah bergerak di bidang pembiayaan untuk keperluan barang-barang modal yang diinginkan oleh nasabah. Pembiayaan yang dimaksud jika seorang nasabah membutuhkan barang-barang modal seperti peralatan kantor atau mobil dengan cara disewa atau dibeli secara kredit dapat diperoleh diperusahaan leasing. Pihak Leasing dapat membiayai keinginan nasabah dengan perjanjian yang telah disepakati kedua pihak.